JAKARTA — Rupiah mengalami penurunan sebesar 0,37% selama sepekan terakhir, terpengaruh oleh dampak tarif dagang yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump dan perkembangan politik domestik Indonesia. Berdasarkan data dari Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,15% atau 24,5 poin pada Jumat (21/2/2025) ke level Rp16.313 per dolar AS. Meskipun demikian, selama seminggu terakhir, mata uang Garuda tercatat melemah sebesar 0,37%.
Mata Uang Asia Lainnya Menguat
Selama perdagangan tersebut, beberapa mata uang di Asia juga mencatatkan penguatan. Dolar Hong Kong misalnya menguat sebesar 0,06%, dolar Taiwan naik 0,07%, dan won Korea Selatan menguat 0,1%. Namun, ada juga sejumlah mata uang di Asia yang mengalami pelemahan, seperti yen Jepang yang melemah 0,59%, yuan China yang terkoreksi 0,07%, peso Filipina yang turun 0,3%, dan baht Thailand yang melemah 0,25%.
Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/20/dolar-as-bertenaga-rupiah-ditutup-melemah-ke-level-rp16-337/
Sentimen Pengaruhi Pergerakan Rupiah
Pengamat forex Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa ada beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah. Dari sisi eksternal, salah satu sentimen utama datang dari kebijakan tarif dagang yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump. Trump mengancam untuk mengenakan tarif 25% terhadap sejumlah barang seperti mobil, farmasi, semikonduktor, dan kayu, yang direncanakan berlaku pada awal April 2025. Kebijakan ini berpotensi memicu ketegangan lebih lanjut dalam perdagangan global, mengingat kemungkinan terjadinya perang dagang yang lebih luas. Selain itu, adanya kabar tentang kemungkinan berakhirnya perang Rusia-Ukraina turut memengaruhi pasar, meskipun Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengungkapkan kekecewaannya atas langkah AS dan Rusia yang merundingkan kesepakatan damai tanpa melibatkan Ukraina.
Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/19/rupiah-melemah-118-ini-strategi-bi-menjaga-stabilitas-nilai-tukar/
Respons Positif Terhadap Kebijakan Dalam Negeri
Dari sisi domestik, pasar memberikan respons positif terhadap pernyataan Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang akan meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) pada awal pekan depan, Senin (24/2/2025). Pembentukan BPI Danantara diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkualitas dalam lima tahun ke depan.
Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/18/rupiah-ditutup-loyo-ke-rp16-278-saat-indeks-dolar-as-merangkak-naik/
Prediksi Pergerakan Rupiah di Pekan Depan
Untuk perdagangan di awal pekan depan, Senin (24/2/2025), pergerakan nilai tukar rupiah diprediksi akan fluktuatif. Meskipun demikian, diperkirakan rupiah akan ditutup di rentang Rp16.280 hingga Rp16.320.
Artikel Terkait :
https://68.183.224.199/prediksi-togel-macau-0000-wib-23-februari-2025/
https://68.183.224.199/prediksi-togel-macau-1300-wib-23-februari-2025/
https://68.183.224.199/prediksi-togel-macau-1600-wib-23-februari-2025/
https://68.183.224.199/prediksi-togel-macau-1900-wib-23-februari-2025/
https://68.183.224.199/prediksi-togel-macau-2200-wib-23-februari-2025/
https://68.183.224.199/prediksi-togel-macau-2300-wib-23-februari-2025/
https://68.183.224.199/prediksi-togel-macau-0000-wib-23-februari-2025-2/
https://68.183.224.199/prediksi-togel-singapore-23-februari-2025/
https://68.183.224.199/prediksi-togel-cambodia-23-februari-2025/
https://68.183.224.199/prediksi-togel-hongkong-23-februari-2025/
https://universitaspertamina.id/
https://formationsantedroit.org/
https://profheshamsalaheldin.com/
https://brittanygilbertdesign.com/