Dolar AS Menguat, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Naik ke Rp16.228

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan pada awal pekan, Senin (17/2/2025). Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup menguat sebesar 23 poin atau 0,14% ke level Rp16.228 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS juga tercatat menguat sebesar 0,09% menuju posisi 106,80.

Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/12/rupiah-ditutup-menguat-ke-level-rp16-376-per-dolar-as/

Perbandingan dengan Mata Uang Asia Lainnya

Mata uang di Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada hari tersebut. Ringgit Malaysia menguat sebesar 0,06%, begitu juga yen Jepang yang naik 0,30%. Namun, beberapa mata uang lainnya melemah, seperti won Korea yang turun 0,22%, serta rupee India dan peso Filipina yang masing-masing melemah sebesar 0,03% dan 0,30%.

Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/16/prediksi-penguatan-nilai-tukar-rupiah-pekan-depan-intip-sentimen-yang-mendorongnya/

Sentimen Pasar dan Kekhawatiran Perang Dagang

Ibrahim Assuaibi, seorang pengamat forex, menyatakan bahwa pasar sedang menghadapi kehati-hatian akibat kekhawatiran mengenai potensi perang dagang dan masalah pasokan. Pengumuman tarif Presiden Trump pada pekan lalu kembali memicu ketegangan mengenai perang dagang global, yang berpotensi meredam pertumbuhan ekonomi dan menurunkan permintaan minyak mentah. Selain itu, Trump juga mengungkapkan kemungkinan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk membahas penghentian perang di Ukraina, yang menjadi perhatian pasar.

Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/15/prediksi-nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar-as-senin-17-2/

Pidato Pejabat Federal Reserve

Ibrahim juga menyoroti bahwa pasar keuangan sedang memantau beberapa pidato dari pejabat Federal Reserve yang dijadwalkan minggu ini. Dimulai dengan anggota Komite Pasar Terbuka Federal, Patrick Harker dan Michelle Bowman. Wawasan yang mereka berikan sangat dinantikan setelah data inflasi yang beragam pekan lalu, yang menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 3% dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari, sedikit lebih tinggi dari 2,9% pada bulan sebelumnya.

Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/14/nilai-tukar-rupiah-menguat-terhadap-dolar-as-pada-14-februari-2025/

Neraca Perdagangan Indonesia

Dari sisi domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$3,45 miliar pada Januari 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan surplus sebesar US$2,24 miliar pada Desember 2024 dan US$2,00 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Nilai ekspor Indonesia pada Januari 2025 tercatat sebesar US$21,45 miliar, meskipun mengalami penurunan 8,56% dibandingkan Desember 2024 yang tercatat US$23,46 miliar. Namun, dibandingkan dengan Januari 2024, ekspor Indonesia mengalami kenaikan 4,68%.

Impor Indonesia juga mengalami penurunan. Pada Januari 2025, impor tercatat sebesar US$18 miliar, turun 15,18% dibandingkan Desember 2024 yang mencapai US$21,22 miliar. Secara tahunan, impor juga mengalami penurunan sebesar 2,67%.

Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/13/nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar-as-hari-ini-kamis-13-februari-2025/

Proyeksi Pergerakan Rupiah

Untuk perdagangan hari Selasa (18/2/2025), Ibrahim memproyeksikan bahwa nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif, namun tetap menguat dalam rentang Rp16.180 hingga Rp16.230.

Artikel Terkait :

https://hidetanakake.com/

https://togelmatauang.com/

https://slotvipmatauang.com/

https://folsomfelines.org/

https://68.183.224.199/

https://universitaspertamina.id/

https://soulbusiness.se/

https://toyotasuphanburi.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *