Nilai Tukar Rupiah Menguat terhadap Dolar AS pada 4 Maret 2025

JAKARTA – Nilai tukar rupiah pada hari ini, Selasa (4/3/2025), diperkirakan akan bergerak fluktuatif namun berakhir menguat di rentang Rp16.430 hingga Rp16.490. Berdasarkan data dari Bloomberg, rupiah ditutup menguat 115,50 poin atau 0,70%, mencapai level Rp16.480 per dolar AS. Di sisi lain, indeks dolar AS melemah sebesar 0,30%, turun menuju posisi 107,28.

Mata uang lainnya di Asia mengalami pergerakan yang beragam. Won Korea melemah sebesar 0,10%, sementara yuan China juga terkoreksi 0,19%. Di sisi lain, yen Jepang menguat 0,28%, ringgit Malaysia melemah 0,09%, dan peso Filipina mencatatkan penguatan sebesar 0,15%.

Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/03/02/rupiah-terus-melemah-terendah-sejak-krisis-moneter-1998-apa-yang-akan-terjadi-selanjutnya/

Penyebab Penguatan Rupiah

Ibrahim Assuaibi, seorang pengamat mata uang, mengungkapkan bahwa investor cenderung berhati-hati karena mereka sedang menunggu keputusan tarif perdagangan Presiden AS, Donald Trump, yang diperkirakan akan diumumkan minggu ini. Meskipun ada ketidakpastian mengenai tarif ini, banyak yang mengharapkan langkah yang lebih longgar dari pemerintah AS.

“Sentimen investor juga sedikit suram setelah Trump mengumumkan tambahan tarif 10% untuk China dan menegaskan kembali jadwal tarif 25% untuk Meksiko dan Kanada,” ujar Ibrahim dalam keterangan resminya pada Senin (3/3/2025).

Sementara itu, dari sisi Asia, sektor manufaktur China menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi pada Februari 2025. Hal ini didorong oleh langkah-langkah stimulus yang diterapkan tahun lalu, dengan PMI manufaktur Caixin China mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/28/rupiah-melemah-menjelang-ramadan-ditutup-rp16-5955-per-dolar-as/

Kebijakan Pemerintah dan Pertumbuhan Manufaktur Indonesia

Dari dalam negeri, pemerintah baru saja merilis Peraturan Pemerintah (PP) No. 8/2025, yang merupakan perubahan dari PP No. 36/2023 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam. Aturan ini mewajibkan eksportir untuk menyimpan 100% DHE di dalam negeri selama setahun, yang bertujuan untuk memperkuat cadangan devisa Indonesia di tengah ketidakpastian pasar global.

Di sektor manufaktur, Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada Februari 2025. Berdasarkan laporan dari S&P Global, Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia mencapai 53,6, naik dari 51,9 pada Januari 2025. Angka ini mencerminkan perbaikan sektor produksi barang, dengan peningkatan permintaan yang mencapai level tertinggi dalam hampir setahun, serta kenaikan signifikan pada aktivitas pembelian dan ketenagakerjaan.

Baca Juga : https://hidetanakake.com/2025/02/27/rupiah-mengakhiri-perdagangan-melemah-ke-level-rp16-454-per-dolar-as/

Pergerakan Rupiah di Pagi Hari

Pada pukul 09:25 WIB, rupiah dibuka menguat 0,21% atau 35 poin ke level Rp16.445, sementara indeks dolar AS tercatat turun 0,23% ke level 106,5.

Artikel Terkait : 

https://hidetanakake.com/

https://www.checkforplag.co.in/

https://www.innovareacademics.in/blog/

https://leadnepal.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *